Apa Saja Desain Interior Ruang Tamu yang Banyak Diminati?

Mengenal desain interior tidak ada salahnya apalagi jika Anda akan merancang desain interior di rumah baru. Ada banyak jenis desain yang bisa dipilih, Anda akan mendapatkan kemudahan jika bisa merancang sendiri. Anda tidak perlu membayar desainer dengan harga mahal. Kini merancang interior rumah bisa mengambil ide melalui internet, majalah atau bertanya pada teman yang pandai merancang. Dengan mengatur sendiri Anda bisa memaksimalkan imajinasi dan mendapatkan ruangan yang Anda inginkan atau hubungi kami jasa desain ruang tamu di Jakarta yang berkualitas. Nah bagaimana apakah Anda ingin melakukan perubahan pada rumah Anda sendiri?

Untuk merancang Anda bisa memulainya pada ruang tamu. Bagaimana dengan desain interior ruang tamu yang telah Anda miliki saat ini? Apakah desain yang dimiliki menarik atau justru membosankan. Anda perlu melihat ruang tamu Anda dari kacamata pengunjung. Apakah ruang tamu Anda memiliki penampilan yang menarik atau tidak.

Nah ingin memulai bagaimana cara memilih jenis interior untuk ruang tamu dan apa saja jenis desain interior yang bisa dipilih? Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan jawabannya.

Jenis-Jenis Desain Interior Terkenal

Apa saja jenis desain interior yang modern ini diminati oleh banyak orang? Anda perlu membuka wawasan apa saja desain interior yang menarik untuk digunakan. berikut ini apa saja jenis desain interior yang banyak diminati dan bisa Anda pilih:

  1. Gaya vintage

Konsep ruang tamu dengan gaya vintage banyak digunakan pada rumah yang berukuran cukup besar. Desain vintage adalah desain interior yang memperlihatkan furnitur lama dari pedesaan. Desain ini banyak digunakan bagi Anda yang ingin memperlihatkan kesan zaman dahulu. Warna-warna yang dipilih pada gaya ini adalah putih, warna abu-abu, pastel dan juga pink. Beberapa kombinasi warna kuning muda juga sering digunakan.

  1. Gaya skandinavia

Desain interior ruang tamu gaya skandinavia ini akan memperlihatkan banyak cahaya masuk ke dalam rumah. Cocok dengan Anda yang memiliki ruang tamu berukuran besar. Orang modern kerap menerapkan gaya ini karena akan memberikan kesan hangat terang dan bersih. Dengan mengandalkan sinar matahari gaya ini tidak membutuhkan banyak listrik namun digantikan dengan dinding kaca yang besar agar memudahkan sinar matahari masuk.

  1. Gaya bohemian

Bagi Anda yang menyukai kesan ramai dan hangat pada ruang tamu gaya bohemian patut dipilih. Warna yang terang dan hangat banyak dipilih sepeerti merah, orange, kuning, hijau muda dan warna terang lainnya. Sedangkan warna gelap yang dipilih adalah hitam dan cokelat. Untuk menciptakan gaya bohemian ini Anda perlu menonjolkan pada bagian karpet dan sarung bantal atau cuhsion. Bahkan beberapa ruang tamu dapat menggunakan rug sebagai hiasan dinding.

  1. Gaya industrial

Ingin ruang tamu tampak seperti gudang industri, sisi artistik akan muncul dalam gaya ini. Sama seperti gaya minimalis pada gaya industrial Anda tidak memerlukan banyak furnitur. Hanya pada bagian atap terbuka tanpa plafon dan lantai yang sama seeprti gudang bisa mencerminkan gaya ini. Bahkan furnitur yang dipilih hanya membutuhkan satu warna, beberapa dekorasi gudang bisa Anda tempelkan pada dinding. Gaya ini didominasi oleh warna abu-abu dan putih.

  1. Gaya kontemporer

Memiliki gaya kontemporer pada hunian modern sangat umum, bahkan hampir seluruh penduduk kota yang tinggal di rumah sendiri atau apartemen memilih gaya ini. Gaya kontemporer adalah perpaduan gaya modern dan klasik sehingga banyak elemen yang dapat dimasukan ke dalam sebuah ruang tamu. Akan lebih mudah merancangkanya jika Anda membeli beberapa furnitur klasik dan memberikan dekorasi modern dalam gaya ini. Aksen dinding bisa menjadi fokus utama, apabila Anda tidak menempelkan banyak lukisan, dinding yang bertekstur dan berwarna gelap akan menambah kesan kontemporer.

  1. Gaya mid century

Dari desain interior ruang tamu kontemporer, kembali lagi ke gaya klasik. Mid century adalah gaya yang mencerminkan suasan pada tahun 1950an. Anda akan mendapatkan gaya yang penuh kebersihan dan dekat dengan alam. Furnitur yang digunakan mayoritas terbuat dari kayu solid karena pada tahun tersebut kebanyakan furnitur yang digunakan adalah kayu utuh bukan kayu buatan seperti plywood. Warna-warna yang mendominasi adalah warna cokelat dan juga hijau.

  1. Gaya victorian

Kembali jauh ke belakang dari tahun 1950an, gaya victorian mencerminkan era victoria di Eropa kala itu. Mencerminkan gaya klasik banyak furnitur dengan ukiran dan berukuran besar digunakan. Warna-warna emas dan putih gading bisa Anda gunakan untuk furnitur dan juga beberapadekorasi. Tentu saja dengan ukuran furnitur yang besar Anda perlu menyiapkan ruang tamu yang besar.

  1. Gaya retro

Berbeda dengan gaya mid century, pada gaya retro lebih mengarah pada tahun 1960an hingga 1970an. Anda bisa membedakan dari jenis furnitur. Pada gaya retro, furnitur yang digunakan berukuran rendah dan menggunakan kayu solid dan warna-warna yang digunakan tidak hanya hijau dan natural. Warna yang digunakan lebih cerah semperti kombinasi warna merah dan orange pada cuhsion atau bantalan.