Likuiditas Masih Seret, Bank Mencari Pendanaan Lewat Surat Utang

Likuiditas Masih Seret, Bank Mencari Pendanaan Lewat Surat Utang


JAKARTA. Perbankan melakukan diversifikasi sumber pendanaan lain di tengah pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang melambat. Tercatat sampai Juni 2018 pertumbuhan DPK hanya 6,99% secara tahunan atau lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit yang sebesar 10,75% secara tahunan. Bank Mandiri misalnya menerbitkan obligasi sebagai bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) I tahap III 2018 dengan target dana sebesar Rp 3 triliun. Adapun, PUB I Tahap III tahun 2018 ini adalah bagian dari PUB I Bank Mandiri dengan total size sebesar Rp 14 triliun. Direktur Tresuri dan Internasional Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, penerbitan obligasi ini untuk memperkuat struktur pendanaan untuk menopang ekspansi kredit Bank Mandiri. Terutama untuk pembiayaan dengan tenor jangka panjang.

 

“PUB I Tahap III ini akan diterbitkan dengan tenor 5 tahun dengan kisaran kupon 7,75% sampai 8,5%,” kata Darmawan, Rabu (8/8). Nantinya rasio kredit terhadap pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) Bank Mandiri akan terjaga di kisaran 92% sampai 93% dengan penerbitan obligasi ini. PT Bank Mayapada Internasional Tbk juga berencana menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) pada September 2018. Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi mengatakan, lewat obligasi subordinasi ini pihaknya mengincar dana sebesar Rp 3 triliun. “Mayoritas dana akan digunakan untuk ekspansi guna menopang target kredit dan laba agar tumbuh sebesar 15% pada akhir tahun,” kata Hariyono, Rabu (8/8). Bank Jawa Barat dan Banten Bank BJB) juga berencana menerbitkan obligasi PUB Tahap II 2018 senilai Rp 2 triliun pada September 2018. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB 2017 bank pembangunan daerah tersebut yang sebesar Rp 4,2 triliun. Selain itu Bank OCBC NISP berencana menerbitkan obligasi hijau (green bond) dengan komitmen investasi senilai US$ 150 juta. Obligasi ini akan diserap oleh Internasional Finance Corporation, anggota grup Bank Dunia.